Batu Cincin Termahal Dan Langka Di Dunia

Batu Cincin Termahal Dan Langka Di Dunia – Memperindah dan mempercantik diri dengan beragam perhiasan dan aksesoris untuk dikenakan telah dilakukan sepanjang sejarah peradaban manusia. Mulai dari alat perias sampai bahan pembuatan asesoris semua tersedia diatas bumi salah satunya berupa batu permata kristal yang sudah dikenal sejak ribuan tahun sebagai perhiasan bernilai tinggi.

Bahkan hingga saat ini batu akik atau permata, masih memiliki kedudukan sebagai perhiasan yang paling menarik dan banyak dikenakan pendamba keindahan. Hanya saja, karena harga permata itu sangat mahal tidak semua orang dapat memiliki dan mengenakannya.

Namun, saat ini beraneka ragam batu permata sudah bisa ditemukan dengan mudah dipasaran dan memiliki banyak pilihan sesuai keinginan dan dana yang dimiliki, mulai dari harga murah sampai harga termahal dan langka.

Beberapa jenis permata yang umum dipakai untuk perhiasan dengan harga terjangkau baik untuk liontin, gelang dan cincin seperti ruby, zamrud, batu giok, safir dan lain-lain bisa didapatkan, hanya saja untuk mendapatkan harga murah tergantung kualitas batu permata itu sendiri

Baca Juga: Batu Merah Delima

Selain batu mulia yang telah disebutkan diatas, ada beberapa jenis batu permata langka dan termasuk deretan batu termahal di dunia, Berikut ini 4 batu permata langka dengan harga cukup mahal :

1. Pink Star Diamond1 _berlian_pink
Batu berlian memang dikenal sebagai rajanya batu permata, harganya pun masih selalu tertinggi dibandingkan dengan batuan mulia lainnya. Salah satu jenis berlian termahal adalah Pink Star Diamond

Harga batu Pink Star Diamond ini bisa mencapai US$ 83 juta (sekitar Rp 998 miliar) atau 16 milyar/karat, namun masih kalah dengan Berlian Hope yang terjual US$250 Juta. Pink Star Diamond pertama kali ditemukan si Afrika selatan pada tahun 1999 lalu dan masuk jajaran permata termahal dan langka di dunia

2. Alexandrite1 _Alexandrite
Sama halnya dengan batu Tanzanite. Alexandrite tidak begitu dikenal di Indonesia, dibandingkan mengenal batu cempaka madu yang memiliki warna sama-sama kuning. Namun batu ini termasuk dalam jajaran batu mulia langka sehingga banyak dicari kolektor.

Harga batu yang diambil dari nama Tsar Alexander II Rusia ini terbilang mahal atau kisaran US$ 12.000 atau sekitar Rp. 144 juta/karat. Batu Alexandrite banyak ditemukan di Afrika Timur, Brasil dan Sri Lanka dengan jumlah yang sangat terbatas.

Sehingga membuat batu ini menjadi incaran dan termasuk batu paling dicari kalangan kolektor. Kelangkaan pada pada batu akan membat harganya semakin mahal. Karakter batu hampir sama dengan Tanzanite yang bisa mengalami perubahan warna dari warna merah ke hijau atau sebaliknya dari hijau ke merah dan seterusnya.

3. Blak Opal (Kalimaya)1 _Black_Opal (kalimaya)
Di Indonesia batu opal dikenal dengan sebutan kalimaya. Jenis batu kalimaya atau opal juga bermacam-macam termasuk jenis black opal yang dikenal sangat mahal dan langka dipasaran .

Penghasil black opal terbesar di dunia adalah Australia. Bahkan pertambangan batu mulia di Lightning Ridge, New South Wales konon sudah ada sejak ratusan tahun lalu, hingga saat ini. Karena batu ini sebagian besar berasal dari Australia maka black opal ini sering disebut batu nasional Australia.

Harga batu black opal mencapai $2.500/karat atau sekitar Rp. 27 Juta rupia perkarat. Harga ini biasa saja naik sesuai kualitas batu

4. Batu Blue Tanzanite1 _blue_Tanzanite
Batu mulia ini di Indonesia memang tidak begitu dikenal dibandingkan batu bacan atau batu lavender termasuk jenis batu lainnya yang selama ini sudah banyak beredar di pasaran lokal dengan harga terjangkau. Disamping jenis permata ini cukup mahal dan langka Tanzanite hanya ditemukan di pertambangan Tanzania

Namun keindahan dan keunikan batu ini jarang dimiliki jenis batuan mulia yang selama ini banyak bereadar di pasaran internasional walaupun harganya juga lebih terjangkau dibanding batu berlian hope yang berharharga ratusan juta dollar perkarat. Tanzanite bisa dibeli dengan harga $1000/karat (Rp. 12 Juta)

Keunikan batu ini bisa berubah warna dari biru kekuning, begitu juga sebaliknya. Kalau di Indonesia keunikan semacam itu biasa ditemukan pada batu lavender batu raja yang juga berubah warna walaupun tidak seperti karakter yang terdapat pada tanzanite

Advertisement
KOMENTAR ANDA