Cara Berbakti Kepada Orang Tua Yang Masih Hidup

Berbakti kepada orang tua adalah kewajiban yang harus dipenuhi seorang anak – Sejak dilahirkan manusia memiliki hak dan kewajiban yang sama yang harus dipenuhi. Sebagai anak kita telah mendapatkan hak untuk mendapatkan perawatan dengan baik dari orang tua, mulai dari dalam kandungan, dibesarkan bahkan sampai memperoleh pendidikan layak sesuai kemampuan yang dimiliki.

Karenanya untuk membalas jasa-jasa orang tua yang telah merawat kita sejak kecil dengan penuh kasih sayang, maka Allah SWT mewajibkan kita sebagai anak untuk senantiasa berbakti kepada orang tua, menyenangkan dan membahagiakannya.

Baca : Tanda Orang Meninggal Dalam Keadaan Khusnul Khotimah

cara berbakti kepada orang tua

Begitu besarnya jasa orang tua terhadap anak sampai Allah SWT menyamakan bahwa keridhaan-Nya tergantung pada keridhaan orang tua, sebaliknya ketika orang tua murka, maka Allah juga akan murka. Ketika seorang anak tidak memenuhi kewajibannya untuk berbakti kepada orang tua Allah akan membalasnya dengan dosa, baik di dunia maupun diakhirat.

Namun terkadang, kita lupa bahwa kita wajib berbakti kepada orang tua. Bahkan tidak jarang ketika kita telah berkeluarga menganggap bahwa kewajiban itu telah hilang, karena merasa telah memiliki tanggung jawab sendiri untuk memenuhi kewajiban terhadap keluarga dan anak-anak sendiri. Padahal berbakti pada orang tua tidak pernah ada akhirnya termasuk sampai mereka tiada.

Sering kita mendengar ungkapan sederhana “Berbakti lah kepada kedua orang tuamu selagi keduanya masih hidup.” Kalimat itu terlihat sederhana dan tidak begitu berarti. Padahal jika dikaji lebih dalam ternyata mengandung arti yang sangat dalam bahwa kita masih ada kesempatan untuk melakukan kebaikan kepada kedua orang tua sehingga kita bisa mendapatkan ridha Allah dunia akhirat.

Berikut ini hal yang harus dilakukan untuk menunjukkan rasa bakti kita kepada kedua orang tua:

1. Jangan Meninggikan Suara
Berbicara dengan nada rendah pada orang tua, jangan sampai orang tua merasa tersakiti. Tunjukkan sikap sopan dan santun. Hindari berbicara ‘Ah’ membentak atau menyanggah ucapan dengan kata-kata yang sekiranya tidak berkenan.

فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّ۬ وَلَا تَنۡہَرۡهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوۡلاً۬ ڪَرِيمً۬ا
Jangan berbicara kepada keduanya (orang tua) ‘Ah’ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia (QS: Al-Isra’ : 23)

2. Selalu Taat Dalam Keadaan Apapun
Tunjukkan rasa ketaatan dan selalu menjalankan perintah orang tua, jika perintah itu tidak bertentangan dengan hukum agama. Namun jika ada hal yang kurang berkenan pastikan berbicara dengan lemah lembut dan jangan sampai menyinggung perasaannya. Ketika disuruh sekecil apapun tugas yang diberikan kerjakan dengan senang hati. Misalnya, setelah kamu menjadi seorang pejabat, lalu orang tua menyuruhmu pergi membeli suatu hal di warung dekat rumah atau di tempat jauh jangan segan untuk pergi dan memenuhi perintah meskipun terlihat sepele. Karena bagaimanapun derajat anak dimata Allah tidak akan pernah menyamai kedua orang tua, begitu juga derajat anak-anakmu tidak akan pernah menyamai derajatmu. Pergilah jika disuruh dan datanglah dengan segera saat dipanggil

3. Berbicara Santun dan Lemah Lembut
Seringkali orang mengabaikan nada bicara, terkadang karena merasa akrab, seringkali berbicara tidak terkontrol dan biasanya cara seperti itu banyak dilakukan pada teman. Namun bagi orang tua, meskipun kita sudah sangat dekat dan sering bertemu tetap sebagai anak kita wajib berbicara dengan baik, santun serta lemah lembut. Dengan begitu orang tua akan merasa senang.

4. Memberi Perhatian Lebih
Sebagai bentuk kasih sayang terhadap orang tua, berilah dia perhatian lebih dan perlakukan dengan sangat baik, jangan malu dan jangan risih. Bahkan kalau perlu manjakan dia seperti memanjakan keluargamu sendiri, anak, istri atau suami. Terkadang seorang anak karena sudah merasa sukses dan kaya, orang tua diperlakukan seperti orang lain atau keluarga lainnya padahal orang tua sangat berhak mendapatkan perlakuan istimewa dari anak-anaknya. Anda mungkin pernah menyaksikan film india yang sering tayang di televisi? Dalam film itu, betapa orang tua sangat istimewa di mata anak-anaknya.

5. Menjaga Nama baik
Nama baik orang tua adalah nama baik kita juga. Karena itu jagalah nama baik dan kehormatan orang tua. Hormatilah dan perlakukan dia dengan sangat baik, di rumah maupun di depan umum. Jangan karena melihat orang tua tidak berpendidikan atau seperti orang kampung kita memperlakukan seperti orang lain. Justru kita harus bangga, karenanya lah kita bisa seperti saat ini.

6. Meringankan Bebannya
Orang tua memiliki kewajiban dan tanggung jawab yang besar bagi anak-anaknya baik ketika masih hidup bersama dari kecil hingga dewasa bahkan sampai anaknya berkeluarga. Karena secara naluri orang tua selalu merasa dituntut dengan tanggung jawab yang harus diberikan kepada anak-anaknya. Sebagai anak tentu kita harus bisa melihat apa yang dirasakan orang tua dan berusaha untuk meringankan bebennya, seperti di dapur, membersihkan kamar atau lainnya. Jika sudah berkeluarga, kita tentu memiliki cara lain untuk meringankan beban orang tua yang sekiranya orang tua merasa terbantu

7. Muliakan Dan Cintai Kerabatnya
Biasanya orang tua memiliki kerabat atau teman dekat, maka sebagai tanda bakti muliakan dan cintai mereka. Baik ketika orang tua masih hidup maupun setelah meninggal. jaga hubungan silaturrahmi dengan mereka sebagai bentuk rasang pada orang tua

8. Jangan Menyalahkan Orang Tua
Semua orang tempat salah dan lupa termasuk orang tua kita. Namun ketika orang tua dianggap salah usahakan tidak menyalahkan secara terang-terangan atau sampai menyinggung perasaannya. Karena bisa jadi orang tua kita tidak salah melainkan hanya berbeda pandangan. Maka sebaiknya jika ada pendapatnya yang kurang berkenan jangan langsung menyalahkan seperti ketika kita berbicara dengan orang lain. Berilah argumen atau pendapat yang logis yang sekiranya orang tua bisa menerima apa yang telah kita sampaikan. Jika tetap tidak sependapat dan bersikeras sebaiknya bersabar dan lakukan di lain waktu dari pada harus menyakitinya. Bersabarlah seperti ketika orang tua kita selalu bersabar merawat kita ketika kecil

9. Berpamitan Setiap Akan Bepergian
Sering kita dengar kata orang-orang tua dulu, bahwa perkataan orang tua itu ibarat pedang yang tajam. Do’anya pada anak dikabulkan dan kutukannya juga menjadi kenyataan. Karena itu sebaiknya pastikan untuk selalu berpamitan kepada keduanya jika ingin bepergian baik dekat atau jauh. Jika orang tua melarang sebaiknya dituruti bagitu sebaliknya. Namun jika terpaksa sebaiknya berbicara sebaik-baiknya dan berilah pengertian.

10. Bersikap Hormat
Bersikap hormat harus selalu dilakukan seorang anak terhadap orang tuanya, mulai dari cara berbicara maupun dalam prilaku. Misalnya ketika kita akan masuk ke ruangan orang tua sebaiknya meminta izin atau mengetok pintu, apalagi kalau kita sudah punya keluarga sendiri dan sudah hidup mandiri. Rasa bakti kita pada orang tua akan menjadi contoh yang sangat berharga bagi keluarga kita sendiri terutama bagi anak. Jika kita bisa memperlakukan orang tua kita dengan baik maka sudah dapat dipastikan bahwa kita akan diperlakukan sama oleh anak-anak kita kelak

11. Dahulukan Orang Tua
Usahakan selalu mendahulukan kepentingan orang tua dibandingkan dengan kepentingan sendiri. Misalnya ketika akan makan, suruhlah dia makan terlebih dahulu dengan tujuan agar kita bisa memberikan yang terbaik untuknya. Bagitu juga ketika akan duduk jangan pernah duduk lebih tinggi dari orang tua. Misalnya ketika orang tua duduk dilantai kita tidak boleh diatas kursi, sebaliknya jika orang tua duduk diatas kursi, tidak salah jika kita duduk dibawah atau ditempat yang lebih rendah. Berilah dia tempat yang lebih baik karena bagaimanpun seorang anak tidak akan pernah sama kedudukannya dengan orang tua di mata Allah SWT.

12. Jangan Berbicara Dusta
Jangan pernah birbicara dusta atau bohong pada keduanya. Usahakan selalu berbicara jujur dan apa adanya. Jangan bumbui perkataan dengan kebohongan sekecil apapun karena cepat atau lambat pasti akan ketahuan sehingga bisa menyakiti hatinnya kecuali jika kebohongan itu demi kebaikannya. Misalnya ketika anda sudah berkeluarga, biasanya secara diam-diam orang tua selalu memperhatikan perkembangan keluarga anaknya terutama dalam hal ekonomi. Jika kita sedang kesusahan selagi masih bisa diatasi, sebaiknya tidak perlu mengatakan pada orang tua agar tidak menjadi beban bagi mereka.

13. Membantu Keuangan
Setelah kita berkeluarga biasanya akan sulit untuk bisa memperhatikan orang tua meskipun terkadang kita tahu orang tua juga sedang kesusahan. Sebaiknya bantu keuangan mereka namun terlebih dahulu berbicara dengan keluarga (istri atau suami). Karena sudah dapat dipastikan bantuan yang kita keluarkan bagi orang tua pasti akan mendapatkan balasan setimpal dari Allah SWT.

14. Memberi oleh-oleh
Jika kita masih berkumpul atau sudah berpisah dengan orang, pastikan selalu memberikan oleh-oleh buat mereka. Misalnya ketika kamu sedang kerja setelah pulang kerja usahakan untuk selalu membawakan oleh-oleh terutama berupa makanan yang jarang dimakan orang tua. Sekecil apapun pemberian anak terhadap orang tua, pasti akan membuat orang tua senang dan bahagia, karena merasa disayang dan dicintai. Apalagi jika oleh-oleh itu ekslusif dan hanya dikhususkan bagi mereka. Misalnya anda membawa satu kilo anggur, berikan pada mereka dan jangan ikut makan, biarpun orang tua menawarkannya makan bersama tolak dengan halus, dengan begitu orang tua akan merasa diistimewakan.

15. Jangan Mendahului Ketika Berjalan
Jika biasa bepergian dengan orang tua sebaiknya selalu dahulukan orang tua dan perhatikan langkahnya jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terlebih jika mereka sudah lanjut usia.

Itulah beberapa hal yang perlu dilakukan seorang anak sebagai bentuk cara berbakti kepada orang tua selagi mereka masih hidup dan masih ada kesempatan untuk berbuat baik. Apapun yang kita lakukan kepada kedua orang tua, baik itu perbuatan baik atau buruk semua balasan akan kembali pada diri kita masing-masing.

Advertisement
KOMENTAR ANDA