Gunung Tertinggi Di Indonesia

15 Gunung Tertinggi Di Indonesia – Gunung adalah sebuah gundukan tanah yang besar dan menonjol lebih tinggi dengan keadaan tanah atau dengan permukaan yang ada di sekitarnya. Secara umum gunung lebih tinggi dan lebih besar dari pada bukit.

Sebuah gundukan bisa dikategorikan sebagai gunung apabila memiliki ketinggian diatas 610 meter dari permukaan laut. Biasanya gunung memiliki lereng yang curam dan terjal. Namun apabila dibawah ketinggian tersebut bisa dikategorikan sebagai bukit.

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki banyak gunung-gunung tinggi seperti dianataranya Gunung Jayawijaya, gunung tertinggi di Indonesia dan dikenal dengan Puncak Jaya di Pegunungan Sudirman (Sudirman Range) Provinsi Papua dengan ketinggian ± 4.884 meter di atas permukaan laut (dpl)

Gunung tertinggi setelah Puncak Jaya adalah Puncak Mandala dengan ketinggian ± 4.760 meter di atas permukaan laut (dpl) juga terletak di Provinsi Papua. Sedangkan urutan ke tiga sebagai gunung tertinggi di Indonesia ditempati Puncak Trikora dengan ketinggian ± 4.750 meter juga berada di Papua.

Untuk lebih lengkapnya, Berikut ini Daftar Nama 15 Gunung Tertinggi di Indonesia, letak dan ukuran ketinggiannya:

1. PUNCAK JAYA

Gunung jayajaya puncak jaya

Tinggi Gunung : ± 4.884 meter
Lokasi/Pulau : Papua
Provinsi : Papua
Nama Lain : Cartensz Pyramid
Penakluk : Anton Colijn, Jean Jacques Dozy dan Frits Wissel (Tahun 1936)

Puncak Jaya menempati urutan pertama sebagai gunung tertinggi di Indonesia dan termasuk salah satu dari tujuh puncak tertinggi di dunia (Seven Summit). Puncak yang juga dikenal dengan nama gunung Jayawijaya ini berada di Pegunungan Sudirman (Sudirman Range) Provinsi Papua dengan ketinggian mencapai ± 4.884 mdpl.

Dengan ketinggian tersebut memungkinkan Puncak Jaya diselimuti salju abadi, namun fenomena salju abadi puncak gunung yang berada di wilayah tropis itu diperkirakan akan terus menyusut dari tahun ke tahun akibat pemanasan global.

Tingginya gunung Jayawijaya dengan dengan fenomena endapan es abadi itu di puncaknya itu membuat banyak pendaki dari berbagai belahan dunia penasaran untuk menaklukkan puncak jaya.

Namun untuk mendaki gunung yang diperkiraan terbentuk sekitar 60 juta tahun lalu itu bukan hal mudah, mengingat kondisi alam yang ekstrem seperti lereng yang terjal, suhu yang teramat dingin, guyuran hujan, minimnya oksigen dan hembusan angin kencang sepanjang waktu itu menjadi tantangan tersendiri bagi para pendaki.

Pendaki atau penakluk pertama puncak jaya adalah Antonie Hendrikus “Anton” Colijn (Anton Colijn) putra dari seorang prajurit dan politisi sukses asal Belanda yang pernah bertugas dalam perang Aceh. Pria kelahiran Ambarawa, Semarang, pada tahun 1894 itu ikut ekspedisi bersama Frits Wissel dan Jean Jacques Dozy untuk menaklukkan Puncak Jaya pada tahun 1936.

2. PUNCAK MANDALA

puncak mandala

Tinggi Gunung : ± 4.760 meter
Lokasi/Pulau : Papua
Provinsi : Papua
Nama Lain : Juliantop (Puncak Juliana)
Penakluk : Herman Verstappen, Arthur Escher, Max Tissing, Jan de Wijn dan Piet ter Laa (Tahun 1959)

 Puncak Mandala adalah gunung tertinggi ke setelah Puncak Jaya. Gunung ini juga berlokasi di Pulau Papua Provinsi Papua. Pada masa penjajahan Belanda Gunung mandala di kenal juga dengan nama Julianatop atau Puncak Juliana

Pucak dengan ketinggian ± 4.760 mdpl ini berlokasi dekat perbatasan Papua Nugini deretan puncak jaya sebelah berat Barisan Sudirman. Pada awalnya puncak mandala juga diselimuti salju, namun akibat dari pemanasan global endapan es kemudian mengering dan sirna.

Pendakian pertama puncak mandala dilakukan pada 9 September 1959 oleh Herman Verstappen, Arthur Escher, Max Tissing, Jan de Wijn dan Piet ter Laag. Namun untuk mencapai puncak mandala bukan hal mudah, bahkan pendaki profesinal dari berbagai negara pun mengakui sulitnya mencapai puncak dan termasuk salah satu puncak paling sulit ditaklukkan karena kondisi alam dan medan yang kurang bersahabat.

3. PUNCAK TRIKORA

puncak trikora

Tinggi Gunung : ± 4.750 meter
Lokasi/Pulau : Papua
Provinsi : Papua
Nama Lain : Wilhelmina Peak (digunakan hingga 1963)
Penakluk : Franssen Herderschee, Hubrecht dan Versteeg (Tahun 1913)

Puncak Trikora adalah gunung yang juga berada di Barisan Sudirman bagian timur bertetangga dengan Puncak mandala. Pada awalnya gunung ini diperkirakan lebih tinggi dari puncak mandala, namun dari data Shuttle Radar Topography Mission menunjukkan bahwa puncak Trikora 10 meter lebih rendah dari puncak mandala.

Sama halnya dengan Puncak mandala, Puncak Trikora awalnya diselimuti salju pada puncaknya namun sejak tahun 1962 endapan es itu sudah tidak terlihat lagi akibat pemansan yang terus menerus.

Pada masa penjajahan Belanda Puncak Trikora dikenal dengan nama Wilhelminatop (Puncak Wilhelmina) diambil dari Ratu Belanda yang berkuasa kala itu. Gunung dengan ketinggian mencapai ± 4.750 meter dpl ini menempatkan Puncak Trikora sebagai puncak tertinggi ke tiga setelah Puncak Mandala.

4. NGGA PILIMSIT

ngga pilimsit

Tinggi Gunung : ± 4.717 meter
Lokasi/Pulau : Papua
Provinsi : Papua
Nama Lain : Mount Idenberg (nama yang digunakan oleh Kolonial Belanda)
Penakluk : Heinrich Harrer and Philip Temple  (Tahun 1962)

Ngga Pilimsit adalah gunung tertinggi ke empat setelah Puncak Trikora. Gunung dengan ketinggian ± 4.717 meter dpl ini berlokasi di sebelah barat pegunungan Maoke Papua atau berada kurang lebih 21 km ke arah timur dari Puncak Jaya.

Pada masa Kolonial Belanda Ngga Pilimsit dikenal dengan nama Gunung idenburg (Mount Idenberg) pertama kali ditaklukan oleh Heinrich Harrer and Philip Temple  pada tahun 1962.

5. GUNUNG YAMIN

gunung yamin

Tinggi Gunung : ± 4.595 meter
Lokasi/Pulau : Papua
Provinsi : Papua
Nama lain : Prins Hendrik-top

Gunung Yamin adalah Gunung tertinggi ke 5 setelah Ngga Pilimsit dengan ketinggian mencapai ± 4.595 meter atau (15.075 kaki). Gunung ini dikenal dengan struktur bebatuan seperti gamping, klastik dan karang sehingga sangat sulit untuk bisa melakukan pendakian. Bagi pendaki profesional untuk menaklukan Puncak gunung ini dibutuhkan waktu berhari-hari

Gunung Yamin secara administratif berada di pegunungan Jaya Wijaya, Kabupaten Jaya Wijaya, provinsi Papua. Gunung ini pertama kali dikenal dengan nama Prins Hendrik-top dan memang tidak banyak catatan tentang Puncak Yamin, namun yang pasti termasuk deretan gunung tertinggi yang berada di Papua.

6. GUNUNG KERINCI

gunung kerinci

Tinggi Gunung : ± 3.805 meter
Lokasi/Pulau : Sumatera
Provinsi : Jambi
Nama Lain : Peak of Indrapura/Indrapoera
Penakluk : Arend Ludolf van Hasselt en Daniël David Veth (Tahun 1877)
Keterangan : Gunung Berapi Tertinggi di Indonesia

Gunung Kerinci adalah gunung berapi tertinggi di Indonesia yang berada di Luar Papua dengan ketinggian ± 3.805 meter di atas permukaan laut. Gunung kerinci terletak di kepulauan Sumatera Provinsi Jambi, berbatasan dengan Sumatera Barat atau kurang lebih berjarak 130 km sebelah selatan Kota Padang.

Gunung Kerinci ditumbuhi hutan lebat di sekelilingnya yang merupakan habitat harimau Sumetera. Dari gunung ini terlihat pemandangan indah Kota Jambi, Padang dan Bengkulu bahkan luasnya samudera Hindia dapat pula terlihat dengan jelas.

Di Puncak Gunung Kerinci terdapat kawah yang digenangi air berwarna hijau dengan luas kawah 400 x 120. Terakhir kali gunung ini meletus pada ahun 2009 lalu dan termasuk jenis gunung berapi yang masih aktif

7. GUNUNG RINJANI

puncak gunung rinjani

Tinggi Gunung : ± 3.726 meter
Lokasi/Pulau : Lombok
Provinsi : Nusa Tenggara Barat
Keterangan : Gunung Berapi

Gunung Rinjani adalah Gunung yang terletak Pulau Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat dan merupakan gunung berapi tertinggi ke 2 setelah gunung Kerinci. Gunung ini memiliki tinggi ± 3.726 mdpl dan termasuk bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani dengan luas kurang kurang lebih 41.330 ha.

Secara administratif gunung Rinjani terletak di tiga wilayah kabupaten yaitu Lombok Timur, Tengah dan Lombok Barat. Sejak tahun 1847 sampai sekarang, gunung Rinjani diketahui telah meletus sebanyak tujuh kali, terakhir meletus pada 27 september 2016 lalu.

8. GUNUNG SEMERU

gunung semeru

Tinggi Gunung : ± 3.676 meter
Lokasi/Pulau : Jawa
Provinsi : Jawa Timur
Penakluk : Clignet (Tahun 1838)
Keterangan : Gunung Berapi

Gunung Semeru adalah Gunung Berapi tertinggi ke 3 setelah Gunung Rinjani. Gunung yang terletak di di Jawa Timur ini memiliki ketinggian ± 3.676 meter di atas permukaan laut atau gunung tertinggi di pulau Jawa. Di puncak gunung terdapat terdapat kawah bernama Jonggring Saloko

Untuk melakukan pendakian ke gunung semeru dibutuhkan waktu hingga empat hari pulang pergi. Ketika melakukan pendakian para pendaki dilarang mendekati kawah Jonggring Saloko dan juga tidak diperbolehkan mendaki dari sisi selatan karena di khawatirkan terkena aliran lahar dan menghirup gas beracun.

Pendaki pertama gunung semeru adalah seorang ahli geologi asal Belanda bernama Clignet pada tahun 1838, pendakian selanjutnya pada tahun Tahun 1911 oleh Van Gogh dan Heim melalui lereng utara dan pada 1945 dilakukan seorang ahli botani yang juga asal Belanda.

9. GUNUNG SANGGAR

gunung sanggar

Tinggi Gunung : ± 3.564 meter
Lokasi/Pulau : Lombok
Provinsi : Nusa Tenggara Barat

Gunung Sanggar adalah gunung berada di wilayah yang sama dengan gunung Rinjani yang selama ini terkenal hingga ke mancanegara. Gunung ini berada di Pulau Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan ketinggian ± 3.564 meter di atas permukaan laut.

Nama gunung tidak begitu populer dibandingkan dengan gunung-gunung tinggi lainnya termasuk dengan gunung Rinjani yang selama ini sering menjadi target pendakian bagi para pendaki.

10. GUNUNG RANTEMARIO

pucak rante mario

Tinggi Gunung : ± 3.478 meter
Lokasi/Pulau : Sulawesi
Provinsi : Sulawesi Selatan

Gunung Rantemario adalah salah satu gunung tertinggi di Indonesia dan terletak di pengunungan Latimojong wilayah Kabupaten Enrekang Sulawesi selatan dengan ketinggian ± 3.478 meter di atas permukaan laut dan dianggap puncak tertinggi dari beberapa puncak di Sulawesi Selatan.

11. GUNUNG SLAMET

puncak gunung slamet

Tinggi Gunung : ± 3.428 meter
Lokasi/Pulau : Jawa
Provinsi : Jawa Tengah
Keterangan : Gunung Berapi

Gunung Slamet adalah gunung tertinggi yang terletak pulau Jawa tepatnya di Jawa Tengah dan termasuk gunung tertinggi ke 2 di pulau jawa setelah gunung semeru. Gunung dengan ketinggian ± 3.428 meter di atas permukaan laut cukup populer di kalangan para pendaki dan sering menjadi tujuan pendikian walaupun memiliki medan yang sangat sulit.

Asal usul gunung Slamat menurut cerita legenda berasal dari bahasa jawa Slamet yang artinya selamat. Karena gunung ini dianggap memberi rasa aman dan tidak pernah mengalami letusan besar. Sebagian masyarakat Jawa Tengah mempercayai, jika terjadi letusan besar pada gunung ini dapat mengakibatkan terbelahnya pulau Jawa menjadi dua bagian.

Untuk melakukan pendakian ke gunung ini bukan hal mudah, karena tebalnya kabut yang menyelimuti lereng gunung. Selain itu di sepanjang rute pendakian tidak ditemukan adanya air sehingga pendaki yang hendak melakukan pendakian diharuskan membawa persedian air yang cukup. Itulah penjelasan singkat dari 11 Gunung Tertinggi Di Indonesia

Advertisement
KOMENTAR ANDA