Ikan Hias: Cara Merawat Anak Ikan Cupang Agar Tidak Mati

Setelah berhasil membiakkan ikan cupang dengan proses perkawinan seperti pada artikel sebelumnya : cara mengawinkan ikan cupang, biasanya anakan ikan cupang dipelihara oleh pejantan, namun sebisa mungkin tidak membiarkan anak cupang (burayak) dibiarkan dan diserahkan pada pejantan untuk waktu yang lama, untuk menjaga kemungkinan dimangsa atau dimakan sendiri.

Kasus indukan memakan anakan sendiri (kanibal) sudah biasa pada jenis ikan ini, terlebih dalam kondisi terpaksa, misalnya karena kurang makan atau stres sehingga induk akan menyerang anakan. Karena itu sebaiknya setelah telur menetas pejantan segera dipisahkan setelah beberapa hari, setelah sebelumnya indukan juga sudah diangkat dan ditempatkan pada wadah yang lain.

memelihara anak ikan cupang

Baca: Jenis Dan Macam-macam Ikan Cupang

Untuk selanjutnya perawatan bisa dilakukan sendiri dengan memberi makan berupa jentik nyamuk atau kutu air.

Berikut ini cara memelihara dan merawat anak ikan cupang serta makanan anak ikan cupang kecil:

1. Mengangkat Pejantang dari pemijahan
Pengangkatan ini bisa dilakukan setelah 4 hari sejak telur menetas atau bisa lebih lama misalnya 2 minggu tergantung sikap pejantan dalam merawat anaknya. Biasanya penjantan yang baru saja dikawinkan dan belum berpengalaman memilihara anakannya sendiri, akan menyantap anaknya sendiri, jika tidak banyak anakan yang mati berarti pejantan bisa merawat anaknya dengan baik

2. Setelah Pejantan Diangkat
Setelah pejantan dipisahkan dari tempat pemijahan, selajutnya bisa memberi makan berupa jentik atau kutu air. Pemberian pakan ini juaga perlu hati-hati. 2 hari sejak menetas biarkan saja jangan diberi makan

3. Telur Rebus
Makanan ikan cupang yang baru berumur tiga hari bisa diberi makan berupa telur rebus ambil kuningnya saja hngga usia 8-10 hari

4. Jentik Nayamuk
Setelah usia 8 hari anakan cupang bisa diberi makan jentik nyamuk (cuk), cacing sutera atau kuti air. Bisa diberikan secara bergantian selama 4 minggu. Setelah 4 minggu bisa meberinya cacing sutera saja atau makanan yang lebih mudah didapatkan.

5. Kebersihan
Kebersihan air sangat menentukan keberhasilan saat memelihara anak cupang. Pastikan untuk selalu mengantinya 3 hari sekali. Tapi pada minggu pertama setelah telur menetas jangan diganti karena anakan masih rentan dan lemah.

6. Suhu Air
Untuk menjaga suhu air tetap stabil berikan enceng godok yang berfungsi sebagai tampat anakan berenang dan bersembunyi.  Pemberian enceng gondok dalam kolam atau aquarium pemijahan sangat penting dilakukan untuk menstabilkan perubahan suhu air dalam aquarium sekaligus sebagai peneduh bagi anakan ikan.

Langkah-langkah cara merawat anak ikan cupang yang seperti telah disebutkan diatas, jika dilakukan dengan benar akan menghasilkan anak ikan cupang sehat dengan tingkat keberhasilan 70 persen.

Advertisement
KOMENTAR ANDA