Penyakit Asam Lambung (GERD) – Penyebab Dan Cara Mengobati

Penyakit Asam lambung atau Gerd (Gastresophageal Reflux Disease) merupakan masalah kesehatan yang berhubungan dengan lambung atau penyakit percernaan kronis dan umum terjadi di masyarakat di berbagai belahan dunia. Secara umum penyakit ini tidak menimbulkan gejala serius dan tergolong ringan sehingga kebanyakan penderita membiarkan begitu saja, karena gejala yang dirasakan biasanya akan hilang setelah beberapa menit.

Penyakit Gerd atau asam lambung disebabkan naiknya asam lambung ke kerongkongan (esofagus) sehingga menimbulkan rasa tidak enak di perut seperti perut terasa penuh, mual dan panas saat perut kosong. Meskipun pada awalnya penyakit ini tergolong ringan, tapi jika tidak segera ditangani atau tidak dilakukan pencegahan bisa menimbulkan masalah yang lebih serius seperti terjadinya pendarahan di lambung.

asam lambung

Pada dasarnya asam lambung bukan penyakit, melainkan cairan atau zat asam yang memang sudah ada dalam tubuh atau lambung manusia dan memiliki fungsi penting untuk membantu mempermudah proses pencernaan makanan, sehingga nutrisi bisa diserap ke seluruh tubuh. Selain itu cairan bersifat asam ini juga berfungsi sebagai disinfektan atau pembunuh kuman-kuman penyakit yang masuk ke dalam tubuh bersama makanan.

Namun, ketika asam lambung berlebih dan naik menuju esofagus, bisa berubah menjadi penyakit dan akan menimbulkan berbagai keluhan seperti perut terasa begah, perih, panas, mual, mulas dan muntah. Pada tingkat yang lebih parah bisa menimbulkan pendarahan dalam lambung karena terjadi iritasi atau luka pada lambung (tukak lambung)

PENYEBAB ASAM LAMBUNG NAIK

Penyakit asam lambung disebabkan terjadinya reflux atau Gastroesophageal reflux yaitu kembalinya isi lambung atau cairan asam lambung ke kerongkongan. Ketika asam lambung kembali atau naik akan menimbulkan rasa hangat pada bagian kerongkongan dan rasa nyeri di bagian dada.

Naiknya cairan lambung karena lower esophageal sphincter (LES) yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya sehingga makanan atau cairan naik ke esofagus. lower esophageal sphincter merupakan lingkaran otot yang terletak dibagian bawah esofagus atau kerongkongan yang berfungsi sebagai pintu masuk makanan menuju lambung.

LES

LES juga berfungsi sebagai klep atau katup yang bekerja secara otomatis. Katup akan terbuka ketika makanan masuk kemudian menutup kembali untuk mencegah makanan atau cairan asam lambung naik. Tingkat keparahan penyakit ini tergantung pada seberapa banyak produksi asam lambung dan disfungsi LES itu sendiri.

Penyebab Penyakit Asam Lambung

Gejala, Tanda Dan Ciri-Ciri Asam Lambung

Gejala atau ciri-ciri penyakit asam lambung pada umumnya tidak disadari oleh penderita, karena gejala yang muncul kebanyakan tidak langsung dirasakan pada perut melainkan di bagian tubuh yang lain seperti sakit pinggang, nyeri dada dan jantung berdebar atau detak jantung lebih cepat dan biasanya akan menghilang dalam beberapa saat.

Namun keluhan paling umum yaitu rasa tidak enak pada bagian perut atas, seperti perut terasa begah atau penuh setelah konsumsi makanan terutama makanan berminyak, sering sendawa, mual dan rasa panas saat perut kosong.

Berikut ini gejala asam lambung yang umum dirasakan banyak penderita:

  1. Sering sendawa diikuti rasa asam atau pahit di mulut
  2. Perut bagian atas (ulu hati) terasa penuh, biasanya gejala muncul 1-2 jam setelah konsumsi makanan berlemak atau berminyak (gorengan, roti, bakso dll)
  3. Nafas kurang sedap atau bau mulut
  4. Perut saat kosong terasa panas (pagi hari)
  5. Perut melilit saat lapar
  6. Selalu mengeluarkan air liur setelah konsumsi makanan berminyak/berlemak
  7. Kerongkongan gatal dan batuk
  8. Kerongkongan berlendir (ludah kental)
  9. Nyeri dada kiri atau kanan dalam sesaat (biasanya bergantian)
  10. Rasa nyeri (seperti ada menusuk pada perut bagian kanan atau kiri)
  11. Selalu terbangun saat tidur (malam hari)
  12. Jantung deg-degan, cemas dan gelisah
  13. Nafas sesak (sulit bernafas) tertekan seperti orang banyak pikiran
  14. Terasa panas di dada
  15. Badan terasa lemas terlebih saat jantung berdebar
  16. Kepala terasa pening
  17. Cepat lelah saat berjalan atau mengangkat benda berat
  18. Sakit pinggang
  19. Tangan dan kaki terasa dingin (ada perasaan selalu ingin berjemur)
  20. Tekanan darah menjadi rendah
  21. Mata berkunang-kunang
  22. Kerongkongan panas, pada tingkat yang lebih parah seperti ada yang menganjal di kerongkongan
  23. Selalu ingin minum

Mungkin gejala berbeda bagi masing-masing individu, tapi pada umumnya gejala lebih sering muncul setelah konsumsi makanan yang bisa memicu asam lambung seperti pedas, asam atau makanan yang mengandung minyak atau digoreng. Gejala akan lebih sering muncul paa malam hari menjelang malam sampai tengah malam.

Berikut ini jenis makanan yang dapat memicu naiknya asam lambung

  1. Gorengan (semua makanan yang digoreng)
  2. Makanan yang mengandung minyak (santan/kelapa, kacang tanah dll)
  3. Mentega, makanan berlemak, kulit ayam, daging
  4. Roti karena ada campuran mentega
  5. Mangga
  6. Tomat
  7. Kacang Tanah
  8. Saos (Pedas/Manis)
  9. Bakso
  10. Mie Instan
  11. Belimbing
  12. Kol
  13. Apel
  14. Jeruk
  15. Kedongdong
  16. Nanas
  17. Anggur
  18. Pisang
  19. Kelapa/Air Kelapa
  20. Kacang Panjang
  21. Semua jenis makanan rasa asam dan pedas

Pada saat asam lambung naik sebaiknya hindari semua makanan yang mengandung minyak atau makanan yang digoreng termasuk semua jenis sayuran kecuali sayur bayam. Mungkin bagi sebagian penderita makanan seperti yang telah disebutkan tidak berpengaruh. Namun, untuk lebih aman selama masa pengobatan, hindari semua makanan yang bisa memicu asam lambung

Cara Mengobati Asam Lambung

Cara mengobati asam lambung harus dimulai dari diri sendiri terutama dalam hal menarapkan gaya dan pola hidup sehat. Misalnya menjauhi alkohol, tidak merokok atau bisa menjaga pola makan seperti menjauhi makanan yang bisa memicu naiknya asam lambung.

Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan agar asam lambung tidak selalu naik :

  1. Jauhi stres dan selalu berpikir positif
  2. Hindari begadang
  3. Jangan minum alkohol
  4. Hindari minuman bersoda
  5. Jangan rokok
  6. Jauhi makanan berminyak/berlemak
  7. Hindari makanan atau sayuran yang mengandung gas
  8. Dan lain-lain

Pengobatan asam lambung bisa dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya seperti yang telah disebutkan yaitu melakukan pencegahan agar asam lambung tidak naik kemudian tindakan dengan menggunakan obat-obatan. Jika tidak ada perkembangan sebagai langkah terakhir bisa dilakukan operasi

Penggunaan obat asam lambung bisa menggunakan obat-obatan tradisional atau alami yang bisa dibuat sendiri untuk menetralisir munculnya asam lambung seperti, minum air hangat campur madu, jahe dan madu atau bisa dengan cara minum teh chamomile yang selama ini banyak digunakan sebagai obat tradisonal untuk masalah pencernaan

Advertisement
KOMENTAR ANDA