Perangko Termahal Di Dunia

Harga selembar perangko langka bisa berharga ratusan milyar rupiah. Kelangkaan sebuah perangko bisa dilihat dari awal pembuatannya dan nilai historynya. Salah satu perangko termahal saat ini diantaranya adalah Perangko Segi Delapan berharga 1 sen ketika pertama kali dikeluarkan pada tahun 1856.

Namun dalam sebuah balai lelang di New York Amerika Serikat pada juni 2014 lalu perangko British Guiana One-Cent Black on Magenta akhirnya terjual seharga Rp. 113 Miliar Rupiah atau USD 9,5 juta

perangko termahal di dunia

Perangko terlihat bertuliskan tinta hitam pada bagian depannya itu memiliki nilai sejarah panjang dan merupakan peninggalan pada masa penjajahan Inggris di Guyana, sehingga membuat perangko itu berharga sangat mahal. Bahkan sejak pertama kali dipublikasikan dan masuk pasar lelang, perangko dengan ukuran tak lebih dari 2.5 x 3,2 cm itu sering berganti pemilik.

Pemilik Perangko Guyana Inggris ini adalah seorang jutawan asal Amerika. John du Pont yang meninggal usianya yang ke 72 tahun karena kasus penembakan terhadap seorang juara gulat Amerika 1996 ,David Schultz. John du Pont pertama kali memiliki perangko Guyana, pada tahun 1980 dengan harga 935 ribu dolar

Perangko Guyana termasuk perangko paling langka di dunia dan merupakan perangko pertama yang dibuat pada tahun 1856. Penilaian keaslian perangko itu telah dilakukan pada 1935 sebelum pindah tangan pada John du Pont pada 1980 lalu.

Untuk mengetahui lebih banyak perangko langka yang ada saat ini berikut ini adalah perangko langka dan termahal di dunia :

  1. Cape of Good Hope

perangko 1

Perangko berbentuk segitiga ini merupakan  jenis perangko termahal pertama di Afrika yang diterbitkan ketika Afrika masih dibawah pemerintahan Inggris dengan nilai 1-4 peni.  Perangko denga gambar wanita duduk diatas kapal ini dalam katalog perangko Stanley Gibbons berharga  US$ 40.000 atau setara dengan harga Rp 450 juta-an. Sesuai namanya perangko ini melambangkan harapan

2. Perangko Perot Provensional

perot privisional

Perangko Perot Provensional adalah jenis perangko termahal ke dua. Perangko ini pertama  kali diterbitkan oleh William Bennet Perot seornag kepala Kantor Pos kota di Hamilton yang merasa kewalahan dengan banyak surat yang dititipkan di kotak surat yang diletakkan di luar kantornya.

William  selalu menaruh kotak surat diluar kantor untuk membantumempermudah masyarakat ayang akan berkirim surat berikut biaya 1 peni/surat. Namun lama kelamaan kotak surat itu tidak bis menampung banyaknya surat yang dimasukkan yang dititpkan masyarakat sampai akhirnya teman William yaitu James Bell Heyl menyarankan agar William menerbitkan perangko sendiri.

Sejak diterbitkan perangko ini masih bisa dilihat sampai sekarang namun sudah menjadi barang langka dan hanya ada di tangan para kolektor filateli Eropa termasuk Ratu Elizabith. Sisa perangko yang ada saat ini hanya ada 11 lembar perangko dengan harga sekitar US$ 115.000 pada tahun 1981

3. The Whole Country is Red

The Whole Country is Red

The Whole Country is Red diterbitkan pada tahun 1068 dan merupakan jenis perangko termahal ke 3 dan hanya tersisa 1 lembar saja. Perangko dengan gambar peta china dengan tulisan ‘The Whole Country is Red’ ini menjadi langka karena salah cetak kemudian di tarik dan dihentikan peredaran setelah beredar setengah hari.  Perangko dengan nilai nominal cap 8 fen atau (US$ 1 sen) ini didalamnya terdapat gambar pekerja, petani, dan tentara dengan tulisan tinta mas.

Penghentian peredaran perangko ini karena kesalahan pada peta diperangko dan tidak akurat kemudian dilaporkan ke Departemen Pos dan Telekomunikasi sehingga semua kantor pos China berhenti menjual perangko tersebut setelah beredar setengah hari dan mengembalikan semua yang ada.

Sejak ditarik perangko dengan warna khas merah ini hanya tersisa sedikit. Sedangkan untuk perangko ukuran besar atau dua kali lipatnya dari yang asli pada tahun 2009 pernah di lelang seharga US$ 474,19 ribu di Hongkong dan merupakan satu-satunya perangko yang di lelang di china saat itu

4. 12 Pence Black

12 Pence Black adalah jenis perangko termahal ke 4 dan merupakan perngko paling terkenl di dunia. Perangko ini pertama kali dicetak pada  tahun 1851 di Kanada. Di dalam nya trerdapat gambar Ratu Victoria ketika masih muda.

Perangko ini dicetak sebanyak 51.000 lembar namun hanya terjual 1.450 lembar sampai akhirnya sisa perangko itu dimusnahkan pada tahun 1857. Namun saat ini perangko itu masih tersisa sekitar 100 lembar dan dipegang para kolektor dengan kisaran harga US$ 488.900 pada pelelangan tahun 2011 lalu di New York.

5. The Olive-colored Queen Victoria’s Head

Perangko dengan nilai 96 sen Hongkong ini dicetak pada tahun 1864. Perangko yang seharusnya berwarna abu-abu itu ada 52 lembar kesalahan cetak sehingga warnanya tidak sesuai dengan aslinya melainkan berwarna kekuningan seperti zaitun (olive).

Saat ini perangko dengan gambar Ratu Victoria itu hanya ada 4 buah di dunia dan dipegang olek kolektor terkenal dengan kisaran harga US$ 824,64 ribu pada lelang 2012 lalu

6. British Guiana

British Guiana 1 Cent Magenta adalah jenis perangko termahal ke 6. Kelangkaan perangko ini terletak pada kesederhanaan hasil cetakan dan tanda tangan warna hitam di dalamnya. Pada tahun 1856 di British Guiana ada kekurangan pasokan perangko namun waktu itu kantor pos tak mau menunggu pasokan dari Inggris dengan berbagai laasan. Kemudian koran lokal pun diminta agar mencetak beberapa perangko dengan nilai 1 dan 4 sen.

Berhubungan hasil cetakan terlihat sederhana, untuk mencegah pemalsuan kemudia karyawan Kantor pos memaraf setiap perangko itu dengan tinta hitam sebelum digunakan.  Satu-satunya salinan dari Magenta British Guiana 1 Cent ditemukan oleh Vernon Vaughan, anak sekolah Skotlandia saat ia melihatnya di surat pamannya. Perangko berharga sekitar US$ 850.000 pada lelang tahu 1980 di new York Amerika Serikat

7. Perangko Mauritius Salah Cetak

Perangko Mauritius adalah perangko termahal ke 7. Perangko ini dicetak berawal ketika Lady Gomm, istri Gubernur Mauritius mengundang teman-temannya ke sebuah pesta dansa pada tahun 1847. Kemudian untuk mempermudah pengiriman undangan Kantor Pos Mauritius mengeluarkan satu set prangko yang didesain oleh Joseph Barnard.

Namun terjadi kesalahan cetak pada perango-perangko tersebut. Kesalahan terletak pada kata yang tertara dalam perangko yang seharusnya tertulis “Post Office” malah dicetak dengan kata “Post Paid” dengan cap tembaga. Sedangkan perangko itu sudah beredar sekitar 240 lembar sebelum disadari bahwa ternyata ada kesalahan cetak.

Dari kesalahan cetak itu kemudian perangko ini sekarang menjadi barang langka dan dicari banyak kolektor. Tahun 1993 David Feldman melelang prangko Mauritius yang berwarna oranye milik Hiroyuki Kanai seharga US$ 1,072 juta dan seharga US$ 1,148 juta atau kalau sekarang bisa setara dengan harga 14 milyar rupiah.

8. Prangko Jenny

Prangko Jenny adalah perangko termahal ke 8. Perangko ini dicetak pada tahun 1918 di Amerika Serikat dengan nilai 24 sen. Namun ada 100 lembar perangko yang salah cetak (terbalik). Pada tahun 2005 perangko ini laku dengan harga yang sangat fantastis atau sekitar dengan US$ 3 juta 4 buah perangko. Hingga saat ini tidak diketahui siapa pembeli perangko tersebut, tapi yang jelas pemilik perangko yang juga kolektor itu sangat menyukai barang-barang langka

9. Prangko Penny Black

Penny Black adalah perangko termahak ke 9. Perangko ini di desain oleh seorang penggagas reformasi sistem pos di Inggris bernama Rowland Hill dicetak pada tahun 1840. Perangko Penny Black bernilai sekitar US$ 3.000 untuk perangko yang tidak terpakai. Sedangkan perangko yang sudah terpakai (used) bernilai kisaran harga US$ 180 (Rp 1,72 juta) tiap setiap lembarnya.

Itulah daftar harga prangko termahal di dunia, untuk jenis perangko Indonesia termahal mencapai 20 milyar rupiah. Saat ini perangngo-perangko langka itu dipegang para kolektor dunia.

Advertisement
KOMENTAR ANDA