Sholat Sunat Tarawih Dan Witir 11 Atau 23 Raka’at?

Shalat Tarawih atau juga disebut ‘Teraweh’ adalah solat sunat yang dikerjakan khusus pada malam bulan puasa Ramadhan setelah melaksanakan shalat Isya’ hingga menjelang waktu subuh. Shalat ini dikategorikan sebagai (Qiayamul lail) shalat malam karena dalam pelaksanaannya sholat ini dikerjakan pada malam hari dan biasanya dilakukan secara berjama’ah

Pengertian Tarawih
Trawih asal dari kata bahasa arab dalam bentuk jama’ : تَرْوِيْحَةٌ / Tarwihah yang berarti : istirahat sejenak setelah mengucap salam kemudian diidi dengan memperbanyak puji-pujian atau membaa shalawat nabi.

shalat tarawih

 Jumlah Raka’at Shalat Taraweh
Adapun jumlah rakaat dalam shalat ini pada zaman Rasulullah menurut beberapa pendapat dikerjaan sebanyak 8 raka’at namun pada zaman khalifah Umar menjadi 20 raka’at, sehingga sampai saat ini mengenai jumlah raka’at ini masih berbeda pendapat, ada yang mengerjakan 8 rakaat ada juga yang menggunakan 20 raka’at lalu diakhiri sholat witir sebanyak 3 raka’at.

Mengenai keshahihan hadits yang menyebutkan jumlah rakaat dalam shalat taraweh ini masih banyak diragukan kalanga ulama, seperti yang dijelaskan dalam beberapa hadits,  kalangan ulama menyebut bahwa hadits tersebut termasuk hadits maudhu’ (palsu) atau matruk (semi palsu)

Seperti hadits berikut ini yang menjelaskan bahwa :
“Rasulullah SAW melaksanakan shalat tarawih di bulan Ramadhan sebanyak 8 rakaat dan witir”. 

Dalam hadits lain menyebutkan : Diriwayatkan Imam al-Thabrani
Dari ibnu Abbas “Bahwa Rasulullah SAW melaksanakan shalat pada bulan Ramadhan 20 rakaat dan witir”.

Kedua hadits tersebut diyakini sebagai hadits maudhu‘ atau haditd Matruk. salah satu perawi tersebut  terdapat Abu Syaibah Ibrahim bin Utsman, menurut Imam al-Tirmidzi, hadits-haditsnya dinyatakan munkar, selengkapnya lihat di rumahfiqih.com

Sahalat Malam Rasulullah SAW 11 Rakaat

Sesuai hadists shahih yang diriwayatkan Aisyah ra, bahwa Nabi mengerjakan shalat malam sebanyak 11 rakaat walaupun dalam hadits tersebut tidak menyebut jumlah rakaat dari shalat terawih melainkan qiyamul lail

sehingga ampai saat ini kalangan ulama ada yang berbeda pendapat terkait jumlah raka’at dalam sholat tarawih, ada yang mengerjakan 11 rakaat, ada juga yang mengerjakan 20 rakaat. Jika ditanya mana diantara kedua pendapat itu yang benar, semua kembali pada keyakinan karena keduanya bersandar pada dalil-dalil yang memang sulit terbantahkan.

Baca : Panduan Tata Cara Shalat Witir, Bacaan Doa Dan Niatnya

Namun secara pribadi dapat dikatakan bahwa yang paling afdhal adalah yang mengerjakan sholat tarawih baik yang 11 atau 20 raka’at, tidak termasuk yang tidak mengerjakan Semoga bermanfaat

Advertisement
KOMENTAR ANDA