Sholawat Nariyah Dan Keutamaannya

Shalawat Nariyah adalah salah satu dari sekian banyak sholawat yang banyak dibaca kaum muslimin. Manfaat dan khasiat shalawat Nariyah bagi mereka yang mempercayai dan mengamalkan diantaranya, isnya allah akan memperoleh kelapangan dan kemudahan dalam segala urusan atau hajatnya

Pada keterangan lain, apabila dibaca sebanyak Empat Ribu Empat Ratus Empat Puluh Empat kali setelah sholat atau pada waktu tertentu, maka Allah SWT akan melapangkan jalan hidupnya dan terbebas dari kesulitan. Namun karena bacaan sholawat ini cukup panjang tentu akan kesulitan menyelesaikan jika dibacak sebanyak itu setelah shalat fardhu, sehingga bisa dibaca 11 kali setiap selesai shalat

1 bacaan-sholawat

Namun terkait dengan sholawat ini, banyak kalangan yang tidak sependapat, ada yang membolehkan ada yang tidak membolehkan. Namun dalam tulisan ini tidak akan membahas mengenai perbedaan itu, melainkan hanya mengenai bacaan sholawat nariyah yang selama ini juga banyak dimalkan kaum muslimin.

Sholawat ada banyak macam, ada yang dianjarkan langsung oleh Nabi berdasarkan hadits, ada juga yang ditulis oleh ulama. Diantara sholawat yang banyak dikenal dan banyak diabaca diantaranya :

  1. Shalawat Ibrahimiyah
  2. Shalawat Al-Fatih
  3. Sholawat Munjiyat dan
  4. Sholawat Annur Adz-Dzati
  5. Shalawat Al-Kamaliyah
  6. Shalawat Al-In’am
  7. Shalawat Ahmad Al-Badawi dan
  8. Shalawat Nariyah Tafrijiyah

Berikut ini teks Bacaan Sholawat Nariyah :
bacaan sholawat nariyah

Hukum Membaca Sholawat
Membaca sholawat hukumnya wajib bagi setiap muslim. Salah satu sholawat yaitu shalawat Alibrahimiyah termasuk salah satu bacaan wajib dalam sholat saat tasyahud awal dan akhir. Diwajibkan juga membaca solawat meskipun sekali seumur hidup, Diwajibkan bersholawat saat mendengar nama nabi disebut

Didalam Alqur’an juga disebutkan, Allah dan para malaikat bersholawat kepada nabi Muhammad SAW dan diwajibkan pula bagi ummat islam yang beriman untuk bersholawat kepada nabi dan mengucapkan salam perhormatan

Mengenai banyak ulama yang berbeda pendapat membaca sholawat nariyah, seperti diketahui bahwa masing-masing memiliki pandangan dan dasar hukum terkait amalan yang dilakukan, baik terkait bacaan sholawat atau amalan lain.

Bagi mereka yang merasa boleh dan tidak mempermasalahkan, bisa saja membaca dan mengamalkan sebagai cara untuk lebih mendekatkan diri pada Allah,  namun bagi yang masih ragu tentu saja harus ditinggalkan, hanya saja  semoga perbedaan itu akan selalu menjadi rahmat.

Advertisement
KOMENTAR ANDA