Tips Permata: Cara Merawat Batu Cincin Permata Yang Baik

Bagaimana cara merawat batu permata? Pertanyaan itu mungkin pernah terlontar bagi pemilik atau penyuka batu permata khususnya bagi pemula. Keindahan sebuah tak akan bertahan selamanya jika tidak rawat bahkan sebuah permata bisa rusak karena berbagai hal. Bagi seorang penghobi dan merawat permata menjadi sebuah keharusan agar batu yang dimiliki awet dan selalu dalam kondisi baik dan tidak rusak. Ada kalanya sebuah cincin permata mengalami kerusakan tanpa sengaja.

Karena batu cincin yang biasa dikenakan setiap hari, ada kemungkinan lebih sering terkena benturan atau gesekan dengan benda lain. Hal itu biasa terjadi secara tidak sengaja, sehingga bisa menimbulkan goresan atau retakan. Jika batu itu memiliki tingkat kekerasan tinggi, mungkin tidak terlalu berpengaruh terhadap benturan, namun biasanya tetap menyisakan bekas benda lain yang tergores. Selain itu, debu yang menempel pada sebuah permata tetap akan mengurangi nilai keindahannya karena batu menjadi buram dan tidak berkilau.

tips merawat permata

Sebagaimama kita tahu bahwa batu permata merupakan jenis batu yang tercipta secara alami dalam perut bumi,yang terdiri dari beberapa unsur kimiawi, sehingga menghasilkan batu permata bervariasi baik warna, corak termasuk kualitas. Ada batu permata yang bersifat rapuh dengan tingkat kekerasan rendah, ada juga yang sangat kuat dan keras.

Baca: Jenis Batu Akik Dan Keistimewaannya

Oleh karena itu merawat batu permata, tentu menjadi keharusan agar batu tetap awet dan bertahan lama. Memiliki sebuah permata baik seorang kolektor atau penggemar, tak selamanya sekedar mencari kepuasan diri, tapi secara tidak langsung telah berinvestasi, apalagi saat ini permata telah manjdi bagian fashion dan diminati banyak orang, sehingga harganya semakin tinggi dan akan terus naik sejalan dengan banyaknya peminat sedangkan stok semakin menipis.

Lalu Bagaimana cara merawat permata atau batu akik yang baik, Berikut ini hal terpenting yang harus dilakukan:

  • Mencuci permata dengan sabun, cukup sedikit dan gunakan kain halus dan gosok secara berlahan dan lembut, lalu keringkan menggunakan kain lembut untuk selanjutnya diangin-anginkan untuk mengeringkan terutama permata yang sudah ada pengikatnya
  • Jangan menjemur permata. Hindari permata dari terik sinar mata hari langsung untuk menjaga kemungkinan perubahan warna. Adakalanya sebuah batu mulia dengan tingkat kekerasan sedang sangat rentan dengan sengatan matahari dan panas.
  • Hindari dari benturan terhadap benda keras seperti besi, batu, kayu atau benda keras lainnya. Hal semacam itu bisa terjadi secara tidak sengaja, misalnya ketika sedang berbenah, mencabut rumput di pekarangan rumah, menaikkan barang ke atas mobil dan lain-lain.
  • Hindari cairan yang terbuat dari bahan-bahan kimia, karena pada umumnya batu permata cendrung tidak tahan terhadap bahan-bahan kimia terutama permata dengan tingkat kekerasan rendah, biasanya akan mudah meyerap cairan kimia, sehingga kemungkinan efek yang timbul seperti berubah warna, retak atau hal-hal lain yang bersifat merusak bahkan bisa menghancurkan batu itu sendiri.
  • Mencuci permata dengan sikat dan sabun juga perlu hati-hati karena ada kemungkinan permata tergores. Apabila harus menggunakan sikat, karena tidak memungkinkan menggunakan kain sebaiknya gosok secara berlahan atau arahkan pada bagian-bagian yang sulit dijangkau dengan kain lap. Hal seperti itu biasanya jika batu cincin sudah memiliki pengikat atau emban.
  • Penggunaan sabun juga harus berhati-hati dan perlu memperhatikan jenis batu permata yang anda miliki. Misalnya menggunakan sabun cuci yang bersifat panas seperti, diterjen, pemutih pakaian dan lain-lain sangat tidak dianjurkan, kecuali telah mengetahui karakter batu.
  • Untuk batu yang tergores kaarena terkena benturan atau gesekan dengan benda-benada keras lain bisa menggunakan serbuk intan atau bahan-bahan lain yang banyak dijual di toko-toko permata, sekalian berkonsultasi langsung dengan yang lebih berpengalaman.

Alasan harus berhati-hati merawat sebuah permata, karena masing-masing batu memiliki komposisi yang berbeda, baik dalam hal kekerasa, kekuatan atau ketahanan. Batu permata tertentu akan mudah menyerap bahan-bahan kimia sehingga bisa mengubah warna atau bahkan merusak batu itu sendiri.

Baca Juga: Batu Sungai Dareh, Akik Tersohor Asal Sumatera Barat

Penggunaan sikat misalnya bisa menggores permukaan batu, termasuk paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama juga bisa jadi akan menyebabkan perubahan warna pada batu tergantung jenis batunya. Kehati-hatian merawat permata bisa dilakukan pada semua jenis batu permata seperti giok, zamrud, safir atau jenis batu lainnya.

Advertisement
KOMENTAR ANDA